Router dan Routing
Router dan Routing
Assalamualaikum wr.wb
Hallo Readers 😍Kembali
lagi nih Di Blog nisa, Apa Kabarnya Hari ini ?? Semoga Selalu Sehat ya J
Kali ini kita akan
membahas tentang Router dan Routing
Semoga Bermanfaat
1.
Pengertian Router dan Routing
Ø Pengertian Router
Router merupakan device yang melakukan
fungsi meneruskan datagram IP pada lapisan jaringan. Router dapat dikatakan
sebagai perangkat yang dapat digunakan untuk menghubungkan dua buah jaringan
yang berbeda, dengan cara mengarahkan rute dari masing-masing jaringan.
Untuk dapat melakukan pembuatan jalur,
suatu router, atau entitas apapun yang membangun routing, melakukan
langkahlangkah :
-
Mengetahui alamat tujuan
-
Mengenali sumber-sumber informasi
-
Menemukan rute-rute
-
Memilih jalur atau rute
-
Memelihara dan memverifikasi informasi
routing
Ø Pengertian
Routing
Routing
IP adalah proses pengiriman data dari satu host dalam satu network ke host
dalam network yang lain melalui suatu router. Agar router dapat mengetahui
bagaimana meneruskan paket paket ke alamat yang dituju dengan mengunakan jalur
terbaik, router menggunakan peta atau tabel routing. Table routing adalah table
yang memuat seluruh informasi IP address dari interfaces router yang lain
sehingga router yang satu dengan router lainnya bisa berkomunikasi. Routing
table hanya memberikan informasi sedang routing algoritma yang menganalisa dan
mengatur routing table. Intinya, router hanya tahu cara menghubungkan nertwork
atau subnet yang terubung langsung dengan router tersebut.
Fungsi
Penggunaan Tabel Routing dalam Router :
-
Memberikan informasi mengenai jalur mana
yang harus dilewati oleh sebuah paket data
-
Menutup atau membuka jalur dari sebuah
paket data
-
Membantu router dalam melakukan
konfigurasi dari alamat IP route
-
Mencegah terjadinya kesalahan pengiriman
paket data
2. Static Routing Protocol
Static
routing adalah pembuatan dan peng-update-an routing table secara manual. Staric
routing tidak akan merubah informasi yang ada pada table routing secara
otomatis, sehingga administrator harus melakukan merubah secara manual apabila
topologi jaringan berubah.
Beberapa
keuntungan dari static routing :
-
Pemeliharan bandwidth network karena
peng-update-an informasi router membutuhkan broadcasts yang terus menerus.
-
keamanan metwork karena static routing
hanya mengandung informasi yang telah dimasukkan secara manual.
Beberapa
kerugian dari static routing :
-
Tidak ada tolerasi kesalahan
Jika suatu router down, maka static
tidak akan memperbaharui informasi dan tidak akan menginformasikan ke router
yang lain.
-
Pengembangan network
Jika suatu network ditambah atau
dipindahkan maka static routig harus diperbaharui oleh administrator.
3. Dynamic Routing Protocol
Dynamic
Routing adalah cara yang digunakan untuk melepas kewajiban untuk melakukan
update/delete table forwarding secara manual. Dynamic routing menggunakan
mekanisme broadcast dan unicast untuk komunikasi dengan yang lainnya.
Remote
network dapat dikategorikan di tabel routing dengan menggunakan protokol
dynamic routing. Dynamic routing protocol contohnya sebagai berikut :
Ø Network
Discovery
Memelihara dan meng-update tabel
routing- automatic network discovery. Network discovery adalah kemampuan
routing protokol untuk membagi informasi tentang jaringan dengan router
lainnnya dengan menggunakan routing protokol yang sama. daripada
mengkonfigurasi router secara static, routing dinamik dapat secara otomatis
membaca jaringannya dari router-router lainnya. pemilihan jalur terbaik pada
setiap jaringan terdapat pada tabel routing dengan menggunakan routing dinamik.
Ø Maintaining
routing tables.
Setelah mengenal jaringannya, routing
dinamik akan selalu meng-update dan menentukan jalur-jalurnya pada tabel
routing. Routing dinamik tidak hanya membuat jalur terbaik ke jaringan yang
berbeda, routing dinamik juga akan menentukan jalur baru yang baik jika
tujuannya tidak tersedia (jika topologinya berubah), untuk ini, routing dinamik
mempunyai keuntungan lebih dari routing static. router yang menggunakan dinamic
routing akan secara otomatis membagi informasi routingnya kepada router yang
lain dan menyesuaikan dengan topologi yang berubah tanpa pengaturan dari
seorang admin jaringan.
Ø IP
routing protocol
Ada beberapa routing dinamic untuk IP.
dibawah ini adalah dinamik routing yang sering digunakan :
1. Routing Information Protocol (RIP)
-Kelebihan
RIP menggunakan metode Triggered Update. RIP
memiliki timer untuk mengetahui kapan router harus kembali memberikan informasi
routing. Jika terjadi perubahan pada jaringan, sementara timer belum habis,
router tetap harus mengirimkan informasi routing karena dipicu oleh perubahan
tersebut (triggered update) Mengatur routing menggunakan RIP tidak rumit dan
memberikan hasil yang cukup dapat diterima, terlebih jika jarang terjadi
kegagalan link jaringan.
-Kekurangan
Jumlah host Terbatas. RIP tidak memiliki
informasi tentang subnet setiap route. RIP tidak mendukung Variable Length
Subnet Masking (VLSM). Ketika pertama kali dijalankan hanya mengetahui cara
routing ke dirinya sendiri (informasi lokal) dan tidak mengetahui topologi
jaringan tempatnya berada.
2. Interior Gateway Routing Protocol
(IGRP)
-Kelebihan
support = 255 hop count.
-Kekurangan
Jumlah Host terbatas.
3.Open Shortest Path First (OSPF)
-Kelebihan
Tidak menghasilkan routing loop
mendukung penggunaan beberapa metrik sekaligus dapat menghasilkan banyak jalur
ke sebuah tujuan membagi jaringan yang besar mejadi beberapa area. Waktu yang
diperlukan untuk konvergen lebih cepat.
-Kekurangan
Membutuhkan basis data yang besar. Lebih
rumit.
4.Enchanced Interior Gatway Routing
Protocil (EIGRP)
-Kelebihan
melakukan konvergensi secara tepat
ketika menghindari loop. Memerlukan lebih sedikit memori dan proses. Memerlukan
fitur loop avoidance.
-Kekurangan
Hanya untuk Router Cisco.
5. Exiterior Gateway Protocol (EGP)
-Kelebihan
Sangat sederhana dalam
instalasi.
-Kekurangan
Sangat terbatas dalam mempergunakan
topolog.
Referensi
http://viyan.staff.gunadarma.ac.id
(9-Routing.pdf)
https://osf.io
(MUHAMMAD ARIF 175100040.pdf)
Bahan ajar Routing


Komentar
Posting Komentar